Islamic core yaitu Pendidikan Islam yang akan membentuk karakteristik muslim, diperlukan kaaffah dengan mengintegrasikan antara ayat-ayat Qouliyah (Al Qur’an) dan ayat-ayat Kauniyah (Alam semesta).

Pendidikan Islam Kaaffah merupakan integrasi dari :

1) Universalisme Islam sebagai isi/content;

2) Sistem Pembinaan Dasar Keislaman Pelaksanaan (Orang Iman harus Islam, orang yang beriman dan beragama Islam harus berilmu, orang yang beriman, beragama Islam, dan berilmu pasti senatiasa berbuat Ihsan). Iman, diyakini dalam hati, diucapkan dengan kata-kata dan diamalkan dengan perbuatan. Dengan demikian prilakunya akan baik

3) Ibadur Rahman, merupakan profil yang didambakan yaitu rahmatan lil’alamin sebagaimana tergambar dalam Q.S. Al Furqon ayat 63-77, yaitu : selalu rendah hati (tawadhu’), lemah lembut, melakukan qiyamul lail, takut api neraka, ekonomis, iklas, tidak melakukan pembunuhan, menjauhi zina, menjauhi persaksian palsu, berpaling dari melakukan perbuatan yang tidak berfaedah, memenuhi perintah Allah, mendoakan kebaikan bagi keluarga dan keturunan.

Pendidikan Islam Kaffah akan nampak dari Islamic Atmosfer yang terbentuk, yaitu :

1) Lingkungan fisik yang islami

2) Lingkungan pembelajaran yang islami

3) Lingkungan pergaulan yang islami antar warga sekolah dan antara warga sekolah dengan masyarakat/stake holder.

Menilik hal-hal tersebut di atas kiranya perlu langkah-langkah nyata yang diambil untuk mendukung program Islamic Core. Aktivitas atau amalan-amalan yang menjadi pembiasaan menjadi hal yang mutlak untuk diterapkan.

 

  1. Tujuan
  2. Mewujudkan pendidikan yang berdasarkan nilai-nilai ilahiyyah.

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter pribadi maupan masyarakat sehingga pendidikan harus mampu menghantarkan   manusia kepada Allah sebagai Rabb dan Ilahnya.

  1. Terwujudnya integrasi keilmuan.

Mengantarkan peserta didik pada satu pemahaman bahwa yang menyeluruh tentang ayat-ayat qouliyah dan ayat-ayat kauniyah.

  1. Terbentuknya karakter keislaman

Dengan internalisasi Islamic Core dalam seluruh aktivitas pembelajaran pada seluruh stake holder sekolah diharapkan karekter keislaman betul-betul terwujud pada peserta didik.

 

  1. Pelaksanaan

Pelaksanaan program Islamic Core bersifat mengikat, terpadu, dan komplementer. Mengikat maksudnya bahwa program Islamic Core adalah program yang bersifat wajib diikuti dan dilaksanakan oleh semua civitas akademika SM Al Firdaus. Terpadu maksudnya bahwa program ini diselenggarakan dengan melibatkan seluruh stake holder yan berada di SM Al Firdaus. Komplementer dimaksudkan bahwa kegiatan yang dirancang untuk mendukung program tersebut bersifat saling melengkapi antarprogram.

  1. Target Islamic Core Untuk Siswa

Siswa merupakan target dari keseluruhan kegiatan program Islamic Core ini. Dari pelaksanaan program ini siswa di harapkan agar:

  • Semangat belajar yang didasari keimanan kepada Allah
  • Disiplin belajar dan ibadah
  • Cinta Islam dan Al-Qur’an
  • Berakhlak karimah
  • Sopan
  1. Pelaksanaan Islamic Core
No Kegiatan Deskripsi Pelaksanaan
1 Standarisasi kemampuan BTA –    Telah ditunjuk koordinator Baca Tulis Al Qur’an dalam rangka mensukseskan bebas buta BTA

–    Pelatihan BTA

Periodik
2 Ayat Tematik Kegiatan ini berupa pencetakan ayat-ayat dan/atau hadis yang di tempel di depan kelas setiap sentra. Harian
3 Pembacaaan ayat dan hadits tematik Kegiatan ini berupa pembacaan ayat dan/atau hadis yang dilakukan oleh siswa secara bergiliran setelah sholat zuhur dan asyar. Harian
4 Kultum siswa Kultum atau ceramah singkat yang disampaikan oleh siswa secara bergiliran dan terjadwal Satu Minggu sekali, setiap hari Rabu
5 Pelatihan Muhadoroh Pelatihan yang dikhususkan untuk kelas VII dan VIII. Tujuan dari pelatihan ini adalah menyiapkan penceramah untuk mengisi kultum setiap kegiatan tadarus keliling. In Process
6 Sertifikat hafalan

 

Pemberian sertifikat hafalan bagi siswa yang telah mencapai target hafalan yang ditentukan. Berkala
7 Pembinaan keislaman

 

Pembinaan keislaman dilakukan setiap pertemuan pada mapel hafalan. Materi yang disampaikan adalah materi yang menunjang hafalan siswa. Harian
8 Pembinaan tilawah, tahsin dan tahfizh Al-Qur’an

 

Kegiatan ini dikhususkan bagi siswa yang sudah lancar membaca Al Quran. Berkala menyesuaikan jadwal guru pengampu
  1. Pembiasaan Siswa
1 Penegakan Tata Tertib Merupakan Pembiasaan yang meliputi : Keimanan dan Ketaqwaan, Kesopanan, Ketekukan dan kerajinan, Kerapian dan Kebersihan, Tanggung jawab, dan Kedisiplinan Harian
2 Sholat Zhuhur dan Ashar berjamaah Pelaksanaan sholat berjamaah dilaksanakan oleh semua warga SM Al Firdaus. Guru asuh melakukan pengecekan siswanya melalui presensi buku harian Guru Asuh. Harian
3 Pembiasaan sholat Dhuha Kegitan ini bertujuan membiasakan siswa untuk sholat Dhuha. Guru asuh berperan untuk mengarahkan dan melakukan pengawasan melalui presensi. Harian
4 Tadarus pagi dan sore Tadarus dilakukakan bersama guru asuh bersamaan saat brifing pagi dan sore. Harian
5 Living Value Tausiah singkat dari guru asuh yang diberikan guru asuh saat brifing pagi dan sore. Adapun materi yang disampaikan bersifat memberi motivasi serta pemecahan masalah yang dihadapi anak dari tinjauan islam. Harian
6 Sedekah harian Pemberian sedekah dari siswa, hasil dari sedekah harian tersebut akan diberikan kepada panti asuhan. Harian
7 Kegiatan siswa –       Optimalisasi OSIS untuk dapat : 1) menjadi teladan (tutorial sebaya); 2) Mengadakan kegiatan positif; 3) Aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti khutbah jum’ah, tausiyah, bakti social, tutorial gratis.

–       Optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler bidang akademik & nonakademik, budaya olah raga dan bahasa.

Periodik, kondisional